Jumat, 06 September 2013

Sang penguasa

Kau tegakkan badanmu,kau lambaikan tanganmu,sembari kau menyapa rakyatmu yang terpuruk dalam keterpaksaan mengikuti kebijakanmu yang tidak membahagiakan mereka.

Sang penguasa...mungkin dirimu baik-baik saja dengan keputusanmu tanpa pedulikan rakyat luas.ketahuilah yang sebenarnya mereka rasakan atas apa yang telah engkau lakukan dan katakan.

Sudah menjadi budaya baru disana sini disibukkan dengan mencari dukungan dan sokongan demi kepentingan golongan.katanya ini negara yang satu tapi kenapa banyak golongan dan tiap golongan punya kepentingan sendiri-sendiri.berbagai cara mereka lakukan demi memenangkan ambisi dari golongan itu sendiri.entah ambisi ataukah empati yang mendorong mereka  berbondong-bondong meramaikan perebutan gelar prestisius ini.banyak hal yang menyelimuti dunia ini.katanya kepentingannya untuk rakyat ,tapi kenyataannya sangat jauh berbeda.seiring dengan berjalannya waktu hak2 rakyat mulai terabaikan bahkan diabaikan dan yang paling sangat menyedihkan adalah terlupakan.terlupakan berarti sudah tidak ada "action" dalam  hal ini.sungguh mengharukan.memang dalam hal ini tidak semuanya begitu tapi jika dilihat dari kacamata mayoritas dan minoritas.mayoritaslah yang mendominasi hal ini.awalnya memeluk tapi setelah tercapai apa yang diinginkan terlupakanlah semua janji manis yang dulu disuarakan.

bersambung......
Published with Blogger-droid v1.7.4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar